Macam ISO dan Kegunaaannya

Ada berbagai macam ISO yang bisa diterapkan ke dalam sistem manajemen suatu perusahaan atau organisasi yang dapat membantu meningkatkan efektivitas serta operasional bisnis tersebut yang dapat mengembangkan kualitas serta mutu dari produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut untuk profitabilitas yang akan menggunakannya.

ISO (International Standard Organization) atau Organisasi Internasional untuk Standardisasi adalah jaringan non-pemerintah dari badan-badan internasional yang tujuannya digunakan oleh banyak perusahaan atau organisasi untuk membantu mengembangkan dasar operasional bisnis atau pemerintahan.

Standar internasional ini dirancang untuk membantu perdagangan bisnis antar negara dengan menggunakan standarisasi standar secara global.

Mereka menyediakan basis teknologi serta sistem manajemen praktik yang terbaik.

Dengan adanya berbagai macam tipe ISO yang ada, sebuah perusahaan atau organisasi dapat memilih untuk mendapatkan spesifik sertifikat ISO untuk membantu meningkatkan profit keseluruhan dari perusahaan tersebut.

Standar yang ada di dalam ISO yang akan diterapkan di dalam suatu perusahaan atau organisasi dapat memastikan bahwa produk yang dihasilkan dapat membantu menguntungkan bukan hanya perusahaan tersebut, tetapi juga lingkungan di sekitarnya.

Ada beberapa contoh dan macam ISO yang dapat dipilih sebagai standarisasi sebuah organisasi. Diantaranya adalah:

  • ISO 14001. Standarisasi ini dapat bekerja untuk membantu sistem manajemen lingkungan atau sebagai pedoman untuk prosedur yang nantinya akan dikembangkan oleh sebuah perusahaan atau organisasi untuk memastikan kepatuhan seluruh pekerja dan karyawannya.Sertifikasi ini dapat membantu untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dengan peninjauan serta penyelidikan cara-cara untuk mengurangi biaya operasional bisnis dari perusahaan tersebut.
  • ISO 14004. Standar ISO ini dapat memberikan informasi yang lebih spesifik untuk pengimplementasian serta pemeliharaan sistem manajemen lingkungan yang akan diterapkan, dengan tujuan untuk terus memperbaiki rencana yang akan ditetapkan berdasarkan kinerjanya. Standarisasi ini dapat digunakan oleh industri manapun.

 

  • ISO 22000. Standar ISO ini menetapkan pedoman global untuk keamanan serta penanganan makanan. Perusahaan-perusahaan besar yang menjalani industri pangan atau makanan sudah banyak menerapkan standar ini. Tujuan dari standarisasi ini adalah untuk lebih memberikan fokus kepada rantai makanan serta mengurangi bahaya di dalam masalah keselamatan dan kesehatan, seperti penyakit bawaan yang dapat disebabkan oleh makanan tersebut.

 

  • ISO 9001. Standarisasi ISO ini membahas tentang kualitas serta mutu sebuah sistem manajemen dengan memberikan saran serta pedoman untuk sebuah industri atau perusahaan yang terlibat di dalam pengembangan, produksi serta pemasangan produk yang akan dihasilkan. Standar ini juga mempertimbangkan serta memantau secara berkala tentang banyak hal dan faktor-faktor yang termasuk di dalam industri tersebut.

Disaat sebuah perusahaan meminta sertifikasi ISO untuk sistem manajemennya, sebelum mereka mendapatkan sertifikat tersebut, perusahaan tersebut harus melewati proses sertifikasi.

Proses sertifikasi ini dapat dilakukan oleh sebuah badan atau lembaga sertifikasi.

Mereka juga dapat membantu dengan konsultasi yang diinginkan, karena biasanya mereka juga menyediakan jasa konsultan serta auditor untuk digunakan di dalam proses tersebut.

Dengan banyaknya macam ISO yang tersedia, memilih sertifikasi yang paling tepat untuk sebuah perusahaan dapat menjadi hal yang membingungkan.

Salah satu sertifikasi yang bisa secara global digunakan untuk sebuah perusahaan adalah ISO 9001 atau ISO 14001.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *