Persyaratan dan Ketentuan untuk Menjadi Konsultan ISO Freelance

 

Konsultan atau auditor ISO freelance adalah pekerjaan auditor secara freelance yang bisa dilakukan apabila anda mengerti dan terakreditasi untuk melakukan audit kepada perusahaan atau organisasi yang membutuhkan pada saat proses sertifikasi. 

Untuk menjadi Konsultan ISO freelance yang baik, ada beberapa persyaratan dan ketentuan yang harus dimiliki oleh seseorang terutama untuk memastikan bahwa penilaian serta peninjauan yang mereka lakukan bisa berjalan dengan baik.

Freelance Iso 9001 Auditor, Freelance Iso Auditor, Freelance Iso Auditor Jobs, Freelance Iso Auditor Malaysia, Freelance Iso Auditor Singapore, Freelance Iso Consultant, Freelance Iso Consultant Malaysia, Iso 27001 Freelance Work, Iso Freelance Job, Konsultan Iso Freelance

Tergantung dengan sertifikat ISO yang diinginkan, menggunakan freelancer dapat membantu sebuah perusahaan untuk persiapan proses sertifikasi yang akan dilalui.

Walaupun biasanya sebuah perusahaan sudah mempunyai internal auditor, untuk perusahaan yang belum mempunyai auditor mereka sendiri, menggunakan konsultan yang sifatnya tidak permanen seperti freelance untuk dapat menjadi solusi yang baik untuk membantu proses sertifikasi ISO yang mereka inginkan.

Dengan pekerjaan yang ada seperti auditor atau konsultan, mempunyai sertifikat tentang spesifik standarisasi di dalam ISO tersebut dapat menjadi suatu kelebihan yang membuat seorang freelance konsultan untuk lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

Bahkan dengan sertifikat yang mereka miliki, tidak hanya untuk auditor utama tapi juga temporer, mereka harus memiliki pengalaman dalam teknik atau metodologi yang akan mereka gunakan dalam proses mengaudit tersebut.

Biasanya hal tersebut dapat diperoleh melalui lembaga sertifikasi.

Sebagai pengamat audit, untuk mendapatkan status auditor biasanya dibutuhkan sekitar 20 hari kerja dan itu pun dengan memiliki rekomendasi yang positif dari auditor utama yang mengamati.

Sebagai konsultan ISO freelance, biasanya pekerjaannya lebih mudah daripada auditor utama dimana mereka biasanya belum boleh mengatur atau memimpin auditor dan audit lainnya.

Selama mereka menjalankan pekerjaan mereka sebagai konsultan secara freelance,

mereka harus menyimpan data audit yang sudah mereka jalankan untuk nantinya ditinjau jika mereka ingin mendapatkan status auditor utama.

Setelah seorang konsultan ISO freelance sudah menyelesaikan tahap ini, mereka dapat direkomendasikan oleh auditor utama yang mengawasi pekerjaan mereka untuk menerima catatan serta status yang diperbarui dari lembaga sertifikasi yang menyatakan kesiapan untuk menjadi seorang auditor utama.

Dengan banyaknya persyaratan yang ada di dalam sebuah sertifikasi, menjadi seorang auditor utama haruslah ditempuh dengan proses menjadi auditor freelance terlebih dahulu.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *