Proses dan Cara Mendapatkan ISO

 

Cara mendapatkan ISO seperti sertifikat ISO 9001 atau ISO 14001 bisa menjadi hal yang menakutkan untuk sebuah perusahaan.cara-mendapatkan-ISO

Untuk membantu perusahaan tersebut melewati proses penilaian serta pengimplementasian dari sistem manajemen ISO tersebut, bantuan dari lembaga atau badan sertifikasi dapat mempermudah jalannya keseluruhan proses.

Perincian dari apa yang diperlukan serta tindak lanjut apa yang harus dilakukan dalam proses sertifikasi juga bisa menjadi sesuatu hal yang menguntungkan dengan menggunakan badan atau lembaga sertifikasi sebagai pihak ketiga.

Ada beberapa proses untuk mendapatkan ISO dan memastikan sebuah perusahaan menjadi terakreditasi serta tersertifikasi.

Langkah pertama untuk perusahaan mana pun adalah untuk memastikan bahwa standar atau sertifikat yang dipilih akan cocok dengan perusahaan tersebut.

Untuk mendapatkan sebuah sertifikasi, sebuah perusahaan harus telah berjalan selama lebih dari 3 bulan lamanya.

Hal ini menjadi syarat yang penting sebagai dasar dalam proses penilaian dan sertifikasi dimana perusahaan tersebut akan mempunyai beberapa proses dan sektor bisnis operasional untuk dinilai.

Memilih lembaga atau badan sertifikasi dalam cara mendapatkan ISO pun harus dilakukan secara hati-hati.

Pastikan bahwa badan sertifikasi tersebut adalah lembaga yang aktif dan sudah menerbitkan sertifikat-sertifikat untuk perusahaan lainnya secara valid.

Sebagai langkah kedua, tinjauan standarisasi juga diperlukan.

Apabila dibutuhkan, maka sebuah perusahaan dapat membeli salinan standarisasi tersebut untuk bisa menjadi lebih bermanfaat walaupun belum tentu dibutuhkan.

ISO (Internasional Standardisation Organisation) atau badan Internasional yang mengeluarkan semua standarisasi pun mengembangkan beberapa buku pegangan dan manual yang memecah standar seperti ISO 9001 atau ISO 14001 menjadi beberapa bagian supaya lebih mudah diakses dan dimengerti.

Menetapkan tujuan dari komunikasi adalah langkah ketiga yang harus diambil oleh sebuah perusahaan dalam proses sertifikasinya.

Menerapkan sistem manajemen ISO perlu menjadi target keseluruhan organisasi yang dikembangkan oleh manajemen senior.

Upaya yang terus-menerus dan berkelanjutan akan diperlukan untuk memastikan kebiasaan serta operasional bisnis yang baik bisa dipertahankan selama proses penilaian berlangsung.

Pengembangan sistem manajemen yang sebenarnya maka bisa akan ditinjau melalui saat proses ini berlangsung.

Membangun persyaratan pelatihan menjadi proses selanjutnya yang harus dijalankan oleh sebuah perusahaan.

Jika penerapan standarisasi ISO adalah hal yang baru untuk perusahaan tersebut,

maka kursus pelatihan dapat menjadi sangat bermanfaat untuk membantu memberikan kepercayaan dalam seluruh proses implementasinya.

Jika perusahaan tersebut cukup berpengalaman dalam penilaian sertifikasi pun, menjalankan kursus dan pelatihan akan dapat membantu menghasilkan hasil yang maksimal dari standar yang akan diimplementasikan.

Menggunakan konsultan eksternal dari luar perusahaan juga sesuatu yang bisa digunakan untuk membantu proses penilaian sertifikasi ini.

Mereka dapat membantu untuk strategi implementasi serta meningkatkan nilai proses secara menyeluruh.

Penggunaan konsultasi ini tidak boleh disalahgunakan dengan mengurangi atau menghilangkan tanggung jawab perusahaan tersebut untuk penerapan sistem manajemen ISO yang akan dinilai.

Langkah selanjutnya adalah untuk memilih badan sertifikasi yang tepat.

Standar pengelolaan ISO yang populer berdasarkan pada siklus per 3 tahun.

Lembaga sertifikasi seperti Interconformity GmbH mengharapkan anda untuk menandatangani kontrak minimum 3 tahun untuk sertifikasi yang sesuai.

Walaupun validasi dari sertifikat tersebut untuk 3 tahun ke depan, tetapi diperlukan kunjungan setiap 6 bulan atau 1 kali per tahun untuk pengecekan serta peninjauan ulang sertifikat yang sudah diterapkan.

Standar sistem manajemen ISO yang baru dirancang untuk berlaku di semua sektor sebuah perusahaan atau organisasi dari semua ukuran.

Sebagai cara mendapatkan ISO yang baik, tahap audit dari awal sampai akhir proses harus dilakukan secara menyeluruh dari semua kerangka dan struktur sistem manajemen perusahaan tersebut.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *