Sertifikasi ISO adalah Standar Panduan Utama

Sertifikasi ISO adalah standar yang dapat diterapkan di dalam sebuah organisasi atau perusahaan sebagai standar atau panduan utama sistem manajemen untuk membantu meningkatkan proses operasional jalannya sebuah bisnis. Sertifikat ini bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dimana saja, melainkan sebuah perusahaan harus melewati beberapa proses sertifikasi sebelum mereka menjadi tersertifikasi oleh sebuah lembaga atau badan sertifikasi yang sudah terpercaya dan diakui. Biasanya dalam proses sertifikasi tersebut, sebuah perusahaan atau organisasi pun mungkin harus melewati proses pelatihan atau konsultasi untuk mempelajari lebih dalam tentang standarisasi dan persyaratan dari sertifikat tersebut secara spesifik.

Setiap standar yang ada dan dikeluarkan oleh ISO mempunyai manfaatnya masing-masing di dalam sebuah industri. Selain itu, standarisasi pun dapat dengan mudah bermanfaat secara general dalam membantu sebuah bisnis untuk lebih berpeluang besar pada saat masuk ke dalam pasar internasional, serta dapat menghemat biaya operasional yang dapat menguntungkan perusahaan tersebut lebih lanjut. Peningkatan tingkat layanan yang diberikan dapat memotivasi para pekerja untuk bekerja lebih baik dan para pelanggan atau klien untuk tetap bekerjasama dengan perusahaan tersebut.

Prinsip sertifikasi ISO adalah prinsip-prinsip yang diterapkan melalui persyaratan serta standar untuk membantu penyelesaian proses audit baik oleh auditor eksternal maupun internal. Prinsip-prinsip tersebut diantaranya:

  • Kontrol berkas. Penerbitan dokumen dengan referensi serta nomor versi yang jelas dan tepat untuk memastikan bahwa dokumen tersebut berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.
  • Kontrol penyimpanan data. Sama seperti kontrol berkas, tetapi dengan metode yang lebih efisien untuk menemukan catatan individual pekerja jika dibutuhkan. Hal inipun mengenai bagaimana menghapus, menyimpan arsip serta menghancurkan catatan individu.
  • Penilaian internal. Tinjauan ini lebih mendalam tentang sistem manajemen sebuah perusahaan untuk memastikan bahwa perusahaan tersebut ada di jalur audit yang benar. Hal ini juga memastikan perusahaan tersebut untuk memenuhi persyaratan audit internal yang ditetapkan di dalam standar sertifikat yang sudah dipilih.
  • Ketidaksesuaian ini adalah sesuatu yang dapat terjadi di dalam sebuah operasional bisnis yang tidak direncanakan. Hal ini bisa terjadi kepada internal perusahaan, proses atau prosedur yang terjadi di masa lalu, kesalahan manusia, dan lain-lainnya.
  • Penilaian eksternal. Keluhan pelanggan atau masalah pemasok bisa menjadi tinjauan yang disebabkan oleh pihak eksternal yang bekerjasama dengan sebuah perusahaan.
  • Tindakan perbaikan. Tindakan ini adalah rencana yang dibuat oleh pihak manajemen untuk memperbaiki ketidaksesuaian dan untuk mencegahnya terjadi kembali.
  • Tindakan pencegahan. Tindakan ini untuk mengklarifikasi serta mengatasi potensi risiko terhadap suatu bisnis, dengan maksud untuk mengurangi ketidaksesuaian yang mungkin terjadi di masa depan.

 

Standarisasi yang diterapkan oleh sertifikat ISO dapat memberikan keuntungan baik bisnis yang anda jalankan adalah bisnis dengan ukuran kecil, sedang maupun besar. Perusahaan kecil sekalipun mengejar sertifikasi ISO sebagai prasyarat sistem manajemen yang lebih maju dan lebih baik. Sertifikasi inipun dapat digunakan sebagai cara untuk membedakan bisnis yang sudah tersertifikasi dan yang belum, sehingga dapat lebih dipercaya oleh rekan bisnis yang bekerjasama dengan mereka. Sebuah perusahaan dapat menggunakan sertifikasi ISO untuk menjadi lebih terorganisir dalam pertumbuhan serta perkembangan bisnis mereka di pasar global. Apabila manajemen dari perusahaan tersebut ingin menerapkan proses perbaikan secara menyeluruh, maka sertifikasi ISO adalah jawaban atau solusi terbaik yang bisa mereka lakukan untuk jangka waktu yang panjang ke depannya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *